BOLMORA.COM
BERITA BOLMONG RAYA

Gelar Rembuk Kebangsaan Bersama Calon DOB se-Indonesia, P3BMR Minta Ada Keterwakilan dari Pemerintah dan Masyarakat

Panitia Pembentukan Provinsi BMR (P3BMR)

0 408

BOLMORA, KOTAMOBAGU – Ditangguhkannya pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) oleh pemerintah pusat melalui moratorium, telah menimbulkan berbagai pertanyaan dari masyarakat khususnya di wilayah Bolmong Raya (BMR). Olehnya, selaku panitia yang diamanahkan untuk mengurus pembentukan Provinsi BMR, maka Panitia Pembentukan Provinsi BMR (P3BMR), bersama perwakilan calon DOB se-Indonesia yang tergabung dalam Forum Komunikasi Nasional Percepatan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (Forkonas PP DOB) akan menyelenggarakan Rembuk Kebangsaan dengan tema ‘Pemekaran Daerah, Memperkuat Indonesia’. Hal itu sebagaimana disampaiakan Ketua Umum P3BMR Abdullah Mokoginta, melalui press release yang dikirimkan ke redaksi BOLMORA.COM, oleh Wakil Bendahara P3BMR Denny Mokodompit.

“Kita perlu mendapatkan alasan penangguhan pembentukan DOB yang jelas dari pemerintah pusat,” ujar Abdullah, lewat release tersebut.

Adapun kegiatan tersebut, nantinya akan diisi dengan presentasi dari narasumber masing-masing oleh Ketua Komisi II DPR RI, Ketua Komite I DPD RI, Mendagri dan para pakar pemerintahan. Sedangkan yang akan bertindak sebagai keynote speaker (pembicara utama yang menyampaikan pesan secara garis besar) direncanakan adalah Ketua DPD RI.

“Setelah pemaparan dari narasumber, akan dilanjutkan dengan penyampaian Manifesto Politik dari calon DOB. Nah, dalam Manifesto Politik ini substansinya adalah desakan bersama seluruh calon DOB kepada pemerintah pusat, untuk segera mencabut moratorium dan melanjutkan proses pembentukan DOB atau Daerah Persiapan Otonomi Baru (DPOB) sesuai amanat Unsang-undang (UU) Nomor: 23 Tahun 2014, tentang perintahkan daerah,” papar Abdullah.

Terkait dengan agenda tersebut, P3BMR sendiri telah menyurati pemerintah dan DPRD se-BMR, guna meminta keikutsertaan delegasi dari masing-masing daerah dalam pelaksanaan Rembuk Kebangsaan, yang akan dilaksanakan di Gedung MPR RI, Jakarta, pada Senin 21 Agustus 2017.

“Untuk menunjukan keseriusan pemerintah dan masyarakat di calon DPOB, maka sangat diharapkan agar bupati, wali kota, DPRD dan perwakilan masyarakat se-BMR agar bisa hadir sebanyak-banyaknya, yang dalam hitungan jika masing-masing daerah bisa menghadirkan 50-75 peserta, berarti BMR bisa diwakili oleh 250 s.d 300 peserta,” pungkasnya.(*/gnm)

Loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.