BOLMORA.COM
BERITA BOLMONG RAYA

Pria Asal Bolsel Ini Gaet Investor Arang Batok Kelapa untuk Bekerja Sama

0 104

BOLMORA, NASIONAL – Meski sering dipandang sebelah mata, bahkan dilecehkan di tanah kelahirannya, namun pria asal Kabupaten Bolsel ini tetap bersemangat untuk terus berkarya memperkenalkan potensi di daerahnya.

Dia adalah Rinto Paputungan. Rinto berhasil meyakinkan dan menggaet salah satu investor pemilik pabrik pengolahan arang batok kelapa (arang tempurung), di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

Tak tanggung-tanggung,  Sabtu (12/8/2017), Rinto langsung melakukan pertemuan dengan Dirut PT. Arang Aktif tersebut.

Adapun agenda pertemuannya dengan Dirut PT. Arang Aktif,  yaitu dalam rangka membahas keseriusannya untuk mengembangkan potensi daerah, batok kelapa dan arang tempurung.

Dalam pertemuan kurang lebih 3 jam tersebut, telah terjadi kesepakatan bahwa pihak perusahaan akan membeli bahan-bahan tersebut dari Daerah Bolmong Raya (BMR) dan Gorontalo, yang langsung diterima di Bojonegoro, Jawa Timur.

“Dalam pertemuan tersebut pihak perusahaan sempat bertanya seberapa banyak potensi yang ada  di daerah. Tentunya saya menjawab sangat banyak, bahkan saya mempertegas berapa yang diperlukan pabrik akan saya siapkan,” ungkap Rinto.

Menurutnya, sebanyak 200-250 ton per bulan arang tempurng yang akan dibeli oleh pihak perusahaan.

“Tentunya untuk mengumpulkan arang tampurng sebanyak itu, kami membutuhkan tenaga pekerja yang banyak. Ini adalah peluang bagi kita untuk membuka lahan kerja bagi masyarakat BMR, minimal bisa mengurangi angka pengangguran di daerah kita,” ujarnya.

Ditambahnya bahwa, dalam waktu dekat ini pihak perusahaan dan dirinya akan melakukan penandatanganan Momerandum off Understanding (MoU), sebagai tanda kesepakatan kerja sama.

“Insya allah bulan September kita akan mulai beroperasi. Kita tinggal merampungkan ketersediaan tenaga kerja di lapangan. Jika sudah siap semua, insya allah bulan depan nanti kita akan mulai action,” tandas Rinto.(chan)

Loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.