BOLMORA.COM
BERITA BOLMONG RAYA

FKM dan Forkompimcam Boltim Gelar Pertemuan dengan Manajemen PT J-RBM

0 72

BOLMORA, BOLTIM – Forum Komunikasi Masyarakat (FKM) yang mewakili masyarakat lingkar tambang di 10 desa, bersama jajaran Tripika dari Kecamatan Modayag dan Kecamatan Nuangan, menggelar pertemuan silahturahmi dengan Manajemen PT. J-RBM.

Pertemuan yang melibatkan seluruh anggota FKM, Polsek Modayag, Polsek Nuangan, Koramil dan para Kepala Desa dilaksanakan di Desa Nuangan, tepatnya di kediaman Ketua FKM, Sunarto Kadengkang. Selasa (28/02/2017)

Dalam pertemuan tersebut, Ketua FKM Sunarto Kadengkang, meminta agar pihak PT. J-RBM memperhatikan kebutuhan masyarakat lingkar tambang. Terutama kewajiban dalam penyaluran CSR terhadap desa binaan.

“Kami berharap PT. J-RBM lebih membuka diri terhadap masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), terutama dalam penyaluran CSR, karena itu merupakan kewajiban perusahaan, terlebih kepada Desa Binaan yang ada diseputar lingkar tambang,” ujar Kadengkang.

Kadengkang mengatakan, agar pihak JRBM bisa lebih transparan, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, dan khususnya kepada masyarakat setempat. Dia juga berharap pertemuan ini bisa rutin dilakukan pihak perusahaan setiap bulannya.

Dilain pihak, humas PT. J-RBM Roni Sinadia mengatakan, pihak perusahaan siap bersinergi dengan program Pemerintah Boltim, dan membangun komunikasi kepada Tripika Kecamatan serta masyarakat yang ada di lingkar tambang.

“Pihak perusahaan siap bersinergi dengan Pemkab Boltim, mendukung program pembangunan, serta membangun komunikasi dua arah yang baik,” kata Ronni.

Diketahui, PT. J-RBM merupakan salah satu perusahaan Tambang Emas ternama di Indonesia. Perusahaan ini sudah beroperasi di Desa Lanud, Kecamatan Modayag Kabupaten Boltim.

Terinformasi juga, pada tahun 2016 untuk anggaran dana CSR yang disalurkan kepada Pemkab Boltim sebesar Rp 5.289.688.712. plus dana hibah perbulannya Rp 140 juta perbulannya. (wandy)

Loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.