Pindah ke Lolak, RSUD Datoe Binagkang Tak Lagi Terima Pasien

Pindah ke Lolak, RSUD Datoe Binagkang Tak Lagi Terima Pasien

BOLMORA, KOTAMOBAGU—Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datoe Binangkang Bolaang Mongondow (Bolmong) yang kini masih menggunakan bangunan (Aset) Pemerintah

Penggunaan Dandes di Bolmong Bebas Intervensi
Stok LPG di Bolmong Aman Hingga Desember
Pelayanan Kesehatan di Bolmong Dinilai Masih Sangat Buruk

BOLMORA, KOTAMOBAGU—Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datoe Binangkang Bolaang Mongondow (Bolmong) yang kini masih menggunakan bangunan (Aset) Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu tidak lagi menerima pasien. Hal ini dikarenakan pihak RSUD Datoe Binangkang sudah mulai melakukan persiapan untuk pindah ke Lolak, Kabupaten Bolmong.

“Mulai besok kita tidak lagi menerima pasien. Namun pelayanan terhadap pasien saat ini tetap jalan. Kalau ada pasien yang datang, kita arahkan ke RSUD Kotamobagu,” ungkap Direktur RSUD Datue Binangkang, dr. Sahara Albugis, Rabu (11/1/2017).

Menurutnya, pihaknya kini tinggal menunggu kesiapan rumah sakit yang ada di Pemkab Bolmong (Lolak). Kontrak pinjam pakai bangunan antara Pemkab Bolmong dan Pemkot Kotamobagu sudah habis sejak tahun 2016 lalu.

“Secepatnya kita akan pindah ke rumah sakit yang ada di Lolak,” ujar Sahara.

Terpisah, Sekretrais Kota (Sekkot) Kotamobagu Tahlis Gallang mengatakan bahwa, waktu peminjaman bangunan eks RSUD Bolmong itu sudah melewati batas deadline.

“Batas waktu perpanjangan peminjaman bangunan sudah lewat. Jadi secepatnya harus pindah,” terang Tahlis Gallang.

Menurutnya, soal pasien yang sedang dirawat di rumah sakit tersebut, jika ingin pindah ke RSUD Kota Kotamobagu, tidak menjadi masalah. Namun, untuk tarif biayanya berdasarkan Perda atau Perwako masing-masing daerah.

“Tidak jadi masalah. Namun, untuk tarif pembayarannya pastinya akan disesuaikan dengan aturan yang ada di Rumah Saki Kotamobagu, karena itu sudah berdasarkan dengan Perda,” tutup panglima sapaan akrabnya.

Diketahui, sebelumnya bangunan RSUD tersebut adalah milik Pemkab Bolmong. Pasca pemekeran beberapa tahun silam, bangunan itu sudah menjadi milik Pemkot Kotamobagu, dengan status hibah.(me2t)

COMMENTS